Mazhab dari teori manajemen perubahan dilihat dari pendekatan behavior (perubahan prilaku) serta konsep dasar dan perkembangan sejarah Pendekatan yang merujuk pada pencapaian hasil (Pendekatan Kognitif)

    Bagi Behavioris, semua perilaku dipelajari (learned);  individu hanyalah penerima pasif data eksternal dan obyektif. Salah satu prinsip dasar Behavioris adalah bahwa tindakan manusia dikondisikan oleh konsekuensi yang diharapkan. Perilaku yang mendapat imbalan cenderung akan diulangi lagi, dan perilaku yang diacuhkan cenderung tidak diulangi. Alhasil, untuk mengubah perilaku, diperlukan perubahan pada kondisi-kondisi yang menyebabkannya. Dalam prakteknya, modifikasi perilaku mencakup manipulasi memperkuat stimuli sebagai imbalan dari aktifitas  yang diharapkan. Tujuannya adalah untuk segera memberi imbalan pada setiap contoh perilaku yang diharapkan, namun untuk mengacuhkan semua perilaku yang tidak diinginkan (karena bahkan pengakuan negatif sekalipun dapat bersifat menguatkan). Suatu perilaku tertentu akhirnya akan berhenti jika tidak mendapat imbalan (reward positif maupun negatif). Pendekatan Behavioris merefleksikan pendekatan Mazhab Klasik, di mana manusia digambarkan sebagai sekedar gir penggerak pada mesin yang terbatas hanya merespon stimuli eksternal saja.

    Konsep Dasar dan Sejarah Perkembangan Pendekatan penilaian berorientasi tujuan (objective-oriented approach)  berkembang sejak diperkenalkan tahun 1930an, dimana penerapannya  dalam dunia pendidikan dimulai dan sangat kental dipengaruhi pemikiran Tyler.  Anda masih ingat nama tokoh ini? Coba ingat-ingat ketika anda mempelajari tentang pengembangan kurikulum (curriculum development). Dalam perkembangan selanjutnya tradisi Tyler ini juga dikembangkan oleh beberapa ahli, seperti: Metfessel dan Michael (1967), Hammond (1973), dan Provus (1973). Pada bagian berikut secara ringkas akan diuraikan pokok-pokok pikiran dari masing-masing ahli tersebut. Tyler mendefinisikan penilaian  pendidikan  sebagai suatu proses untuk menentukan sejauhmana tujuan-tujuan pendidikan dari program sekolah atau kurikulum tercapai. Pendekatan penilaian yang dikemukakan Tyler ini meliputi langkah-langkah sebagai berikut:

      • Menentukan tujuan secara jelas
      • Mengklasifikasikan tujuan-tujuan tersebut
      • Mendefinisikan tujuan-tujuan dalam istilah perilaku terukur
      • Temukan situasi dimana prestasi atau tujuan dapat diperlihatkan
      • Mengembangkan atau memilih teknik-teknik pengukuran
      • Mengumpulkan data
      • Membandingkan data kinerja dengan tujuan-tujuan yang dinyatakan dalam perilaku terukur.
      About these ads

      About pmancoffeemix

      seorang anak remaja,, tidak miskin, kurang kaya,, tetapi sederhana...

      Posted on Januari 2, 2011, in Kumpulan Tugas Perkuliahan. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

      1. kak..
        thanks ya udh nge-post materi kuliahnya..

        paling enggak..
        udh ngebantu adk mempermudah
        buat tugas makalah
        Menajemen Perubahan…

        ^_^

      Berikan Balasan

      Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

      WordPress.com Logo

      You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

      Twitter picture

      You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

      Facebook photo

      You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

      Google+ photo

      You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

      Connecting to %s

      Ikuti

      Get every new post delivered to your Inbox.

      %d blogger menyukai ini: